rangkuman dari materi pertemuan 10 yang meliputi :
1. Sistem Operasi Linux dan Distro
2. Direktori di sistem Operasi Linux
3. Kategori Linux menurut (Sistem manajemen paket, Cara penggunaanya dan tujuan pembuatan)
jawab:
1. Sistem Operasi Linux dan Distro
Sistem operasi Linux adalah sistem operasi komputer yang bebas dan sumber terbuka, didistribusikan di bawah lisensi GNU General Public License (GPL) yang memungkinkan pengguna untuk mengunduh, menginstal, dan mengubah kode sumber sistem operasi secara gratis.
Distro Linux adalah versi dari sistem operasi Linux yang telah dipaketkan dan didistribusikan oleh pihak ketiga. Distro Linux biasanya memiliki fitur dan tampilan yang berbeda-beda, disesuaikan dengan kebutuhan dan target penggunanya.
2. Direktori di sistem Operasi Linux
Sistem Operasi Linux menggunakan sistem direktori untuk mengatur file dan folder. Direktori utama di sistem operasi Linux adalah /. Direktori / berisi direktori-direktori lain, seperti:
- /bin - direktori untuk menyimpan file biner program-program yang dapat dijalankan oleh semua pengguna
- /boot - direktori untuk menyimpan file-file yang diperlukan untuk boot sistem operasi
- /dev - direktori untuk menyimpan file-file perangkat (device)
- /etc - direktori untuk menyimpan file-file konfigurasi
- /home - direktori untuk menyimpan file-file pribadi pengguna
- /lib - direktori untuk menyimpan file-file perpustakaan (library)
- /mnt - direktori untuk menyimpan file-file yang telah dimount dari perangkat lain
- /opt - direktori untuk menyimpan file-file program-program yang dapat diinstal oleh pengguna
- /proc - direktori yang berisi informasi tentang proses-proses yang sedang berjalan
- /root - direktori untuk menyimpan file-file pribadi pengguna root
- /sbin - direktori untuk menyimpan file biner program-program yang hanya dapat dijalankan oleh pengguna root
- /tmp - direktori untuk menyimpan file-file sementara
- /usr - direktori untuk menyimpan file-file umum, seperti program-program, file-file perpustakaan, dan dokumentasi
3. Kategori Linux menurut (Sistem manajemen paket, Cara penggunaanya dan tujuan pembuatan)
Berdasarkan sistem manajemen paketnya, distro Linux dapat dibagi menjadi dua kategori, yaitu distro berbasis RPM dan distro berbasis DEB.
- Distro berbasis RPM menggunakan sistem manajemen paket RPM (Red Hat Package Manager). Contoh distro berbasis RPM adalah Fedora, Red Hat Enterprise Linux, dan CentOS.
- Distro berbasis DEB menggunakan sistem manajemen paket DEB (Debian Package). Contoh distro berbasis DEB adalah Debian, Ubuntu, dan Mint.
Berdasarkan cara penggunaannya, distro Linux dapat dibagi menjadi dua kategori, yaitu distro desktop dan distro server.
- Distro desktop dirancang untuk digunakan pada komputer desktop dan laptop. Contoh distro desktop adalah Ubuntu, Mint, dan Fedora.
- Distro server dirancang untuk digunakan pada server. Contoh distro server adalah CentOS, Debian, dan Red Hat Enterprise Linux.
Berdasarkan tujuan pembuatannya, distro Linux dapat dibagi menjadi dua kategori, yaitu distro umum dan distro khusus.
- Distro umum ditujukan untuk penggunaan umum, seperti untuk browsing internet, menjalankan aplikasi office, dan bermain game. Contoh distro umum adalah Ubuntu, Mint, dan Fedora.
- Distro khusus ditujukan untuk penggunaan khusus, seperti untuk pendidikan, keamanan, dan pengembangan perangkat lunak. Contoh distro khusus adalah Fedora Education, Kali Linux, dan Arch Linux.
Berikut adalah beberapa contoh distro Linux yang populer:
- Ubuntu adalah distro Linux yang paling populer di dunia. Ubuntu dirancang untuk penggunaan umum dan mudah untuk digunakan.
- Mint adalah distro Linux yang berbasis Ubuntu. Mint memiliki tampilan yang lebih menarik dan kaya fitur dibandingkan Ubuntu.
- Fedora adalah distro Linux yang dikembangkan oleh Red Hat. Fedora memiliki fitur-fitur terbaru dan eksperimental.
- CentOS adalah distro Linux yang berbasis Red Hat Enterprise Linux. CentOS stabil dan aman, sehingga cocok untuk digunakan pada server.
- Debian adalah distro Linux tertua dan paling stabil. Debian cocok untuk digunakan pada komputer desktop dan server.
- Arch Linux adalah distro Linux yang berbasis Arch. Arch Linux memiliki tingkat kustomisasi yang tinggi, sehingga cocok untuk pengguna yang ingin mengontrol sistem operasi mereka sendiri.